SESUAI PORSINYA.
- Posted by
- beribadah, menebar kebaikan, menuntut ilmu

Perjalanan manusia tidak selalu mudah, ada jalan yang terjal, lembah, jurang dan semua itu harus dihadapi suka atau tidak kita harus melakukannya dan menghadapinya karena dibalik semua rintangan ada pahala dan jalan keluar dalam setiap persolaan, Allah yang lebih tau mana yang baik untuk hamba dan mana yang tidak baik untuk hambanya.
Tidak semua yang kita tidak sukai adalah tidak baik untuk kita, mungkin secara imajinasi sesuatu yang tidak baik itu akan membawa kesedihan karena kita tidak mendapatkan sesuatu yang kita inginkan tetapi kalau kita cermati justru sesuatu yang kita benci itulah yang akan mendatangkan sesutau kebaikan dan ketaqwaan saat kita berserah pada Allah dan begitu juga dengan sesuatu yang kita cintai, belum sepenuhnya sesuatu yang kita cintai itu baik untuk kehidupan kita, bisa jadi Allah menguji hambanya melalui sesuatu yang kita sukai dan menajdikan kita lalai pada sesuatu yang kita dapati, tapi semua itu tergantung pada hati dan iman kita saat mendapatkan dan menjalankan takdir tersebut.
Dia bisa menjadi baik kalau kita menyikapinya baik dan dia bisa menjadi buruk kalau kita menyikapinya buruk. Allah menciptakan sebuah ujian untuk menjadikan mereka lebih mengenal Allah dan belajar untuk menyerahkan semua hal apapun itu. Bukankah bayangan kita sendiripun bukan milik kita?
“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia berada dalam susah payah.” (QS. Al-Balad: 4).
Allah lebih mengetahui yang baik dan buruk setiap hambanya, sesuai porsinya dan ketentuannya janganlah berlebihan dalam mencintai dan membenci sesuatu.
