PANDANGAN HIDUP SEORANG MUSLIM

PANDANGAN HIDUP SEORANG MUSLIM

PANDANGAN HIDUP SEORANG MUSLIM

  • Posted by
  • berserah diri, menebar kebaikan, menuntut ilmu, muslim yang kuat

Orientasi Dunia dan Akhirat Kalau kita perhatikan, dalam orientasi dunia dan akhirat, umat manusia dapat dikelompokkan kepada tiga kategori:

Pertama, Kelompok yang menganggap hidup hanya satu kali, yaitu di dunia. Oleh karenanya harus dinikmati sepuas-puasnya. Tentang kelompok ini Allah SWT berfirman yang artinya:

“Dan mereka berkata: “Kehidupan ini tidak lain hanyalah kehidupan di dunia saja, kita mati dan kita hidup dan tidak ada yang membinasakan kita selain masa”. Dan mereka sekali-kali tidak mempunyai pengetahuan tentang itu, mereka tidak lain hanyalah menduga-duga saja”. (Q.S. Al-Jasiyah 45:24)

Kedua, Kelompok yang memburu dunia dengan meninggalkan akhirat. Namun nasib mereka malang, dunia yang dikejar tidak dapat, akhirat yang ditinggal hilang.

Tepat sekali Hasan Al-Banna menggambarkan kelompok ini dalam sebuah bait sya’irnya:         

“Kita tambal dunia kita dengan merobek agama. Agama kita hilang, dunia pun tidak tertolong”

Ketiga, Kelompok yang menjadikan dunia ibarat ladang untuk bercocok tanam, sedang hasilnya akan dipetik nanti di akhirat. Kehidupan di dunia ini tidak lebih ibarat permainan dan senda gurau, Allah SWT berfirman yang artinya: “Tiadalah hidup di dunia ini melainkan pemainan dan senda gurau belaka. Sesungguhnya kampung Akhirat lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (Q.S. Al-An’am 6:32)

Mereka tidak menyia-nyiakan hidup di dunia karena mereka yakin, untuk mencapai akhirat haruslah melalui dunia. Mereka berpedoman pada firman Allah SWT: “Dan carilah pada apa-apa yang  telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagian) untuk kehidupan di akhirat, jangan lupa bagianmu di dunia…) (Q.S. Al-Qashash 28:77)